JURNALOGIKA - Sepertinya fenomena mahasiswa kehilangan terus menjadi-jadi di Kampus STAIN MALIKUSSALEH Lhokseumawe.
Kali ini kasus kehilangan kembali dirasakan 5 mahasiswa semester 5 unit 3 Prodi Bahasa Inggris (TEN) di gedung Fakultas Tarbiyah II pada hari sabtu jam 13.12 WIB(18/10).
Helm yang biasa mereka manfaatkan sehari-hari untuk safety riding, raib digasak maling.
5 Helm bermerek GM yang digasak maling tersebut memang sedang "ngetrend" dikalangan Anak muda sekarang, harga jual bekasnya pun tinggi. Bisa saja ini yang menjadi motif yang dibalik pencurian helm tersebut. Jika ditaksir, kerugian yang dialami para korban ini mencapai 1,5 Juta lebih.
Pada saat kehilangan terjadi, para korban mahasiswa-mahasiswi tersebut sedang dalam ruang belajar. Helm mereka diletakkan di Sepeda Motor masing-masing yang diparkir tepat dipintu belakang Gedung Bahasa Inggris (TEN) sejak pukul 09.00 WIB.
Menurut Muhammad Sufi salah satu aktivis Kampus, "Bisa saja pelakunya lebih dari satu orang karena mustahil membawa kabur helm sebanyak itu yang bisa menimbulkan kecurigaan"
Dari 5 Mahasiswa yang kehilangan, salah satunya adalah Diana. Mahasiswa semester 5 ini mengaku Trauma karena kejadian ini merupakan kejadian yang sama yang dialaminya selama kuliah di STAIN MALIKUSSALEH
"Helm saya sudah 2 raib, kali ini yang ketiga. Hampir 1 juta saya rugi ", ungkap Diana
"Menurut saya pelakunya adalah Mahasiswa STAINMAL. Modus yang dilakukan pencuri adalah datang ke kampus tanpa membawa helm lalu pulangnya memakai helm" tambahnya
Sepeda motor yang diparkir di TKP memang jauh dari jangkauan mata, karena memang tempat yang dijadikan "parkir liar" oleh mahasiswa tersebut adalah Teras belakang gedung Tarbiyah II TEN yang sama sekali tidak layak dijadikan tempat parkir.
Gedung Tarbiyah II TEN ini memang tidak ada penjagaan khusus dari SATPAM kampus sehingga memungkinkan terjadinya kasus pencurian.
Menurut pengamatan JURNALOGIKA, pengamanan SATPAM di kampus STAINMAL memang lebih fokus didepan Gedung Syariah yang dekat dengan Pos SATPAM. Maka tidak aneh jika kasus seperti ini terjadi berulang-berulang bahkan seperti sudah menjadi adat kampus STAINMAL.
Kasus kehilangan helm seperti ini memang bukan pertama kali terjadi di kampus STAINMAL Alue Awe, beberapa minggu sebelumnya 2 helm milik Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris (TEN) juga raib digasak "si tangan panjang" di tempat yang sama.
"Harusnya SATPAM kita ditempatkan pada setiap Gedung, satu orang SATPAM untuk setiap gedung saja sepertinya sudah memadai untuk meminimalisir Pencurian" Harap Novrianda, Mahasiswa semester 5 prodi Bahasa Inggris yang juga korban pencurian helm.
Atas Kejadian ini, para Mahasiswi-mahasiswi korban pencurian berharap tingkat pengamanan kampus lebih ditingkatkan dan merata di seluruh lingkugan kampus
agar hal-hal yang memalukan seperti ini tidak lagi terjadi di kampus STAINMAL Alue Awe.
"Apa tidak ada lagi rasa Aman dikampus STAINMAL ini?" Tegas Diana.(TeukuReza)
Kirimkan berita liputan, even seputar kampus (Depth news/Depth reporting) atau nNews Features berupa opini, Biografi tokoh/lembaga, cerpen, dan puisi anda ke e-mail kami : persjurnal.mahasiswa@gmail.com
atau facebook : www.facebook.com/persjurnalmahasiswa
*Setiap berita liputan yang dikirim harus memakai 5W+1H, dan tidak ada unsur provokasi, SARA atau pencemaran didalamnya*
“JANGAN TAKUT MENULIS !”
Home
Home
+ comments + 2 comments
SATPAM BUKA TUKANG JAGA HELM TUGASNYA
SATPAM BUKA TUKANG JAGA HELM TUGASNYA
Post a Comment