JURNALOGIKA - Jangan Lupa, kurang lebih begitulah arti dari nama Radio Dakwah Islamiah LA TANSA yang mulai diperkenalkan kepada mahasiswa STAINMal. kemarin (7/1).
Radio La Tansa FM merupakan metamorfosa dari Radio Al-Bayan yang awalnya mengudara pada frekuensi 96.8 FM, vakum sejak 2012, akibat kerusakan perangkat radio yang tidak kunjung diperbaiki,
Perangkat Radio yang hampir menjadi "besi tua" ini akan On Air pada frekuensi 107.2 MHz yang menurut Ali Taslem jangkauan pada frekuensi baru ini lebih luas dari sebelumnya, rencananya La Tansa FM akan mulai mengudara pada masa aktif kuliah semester depan.
"Untuk kesiapan teknis sudah selesai, tinggal menunggu acara seremonial/ peusijuk". Ungkap Ali Taslem, Operator Radio La Tansa, Fakultas Dakwah.
Menurut Ali Taslem, tujuan perubahan nama dari Al-Bayan ke La Tansa diharapkan bisa mengubah image baru dan menjadi pengingat (Haba Peuingat) manusia pada kelalaian duniawi dan sekaligus media tempat mahasiswa meng-aplikasikan ilmu penyiaran yang didapat di ruang kuliah.
Sementara ini, tahap kesiapan perangkat radio ini sedang menunggu intalansi listrik yang rencannya akan terpasang pada 08 Januari (8/1,kemarin).(Reza Rizki)
\
Home
Home
Post a Comment